Kamis, 13 September 2018

"Al Hidhir" Tentang Hidup dan Matinya.
By: Drs. TGH. Hamzah al-Ma'hady, QH
A. Asal Kata al-Hidhir
    1. Imam ahli hadits Ibnu Hajar al Atsqolani berkata: 
والذى تميل اليه النفس من حيث الادلة القوية خلاف ما يعتقده العوام من استمرار حياته         
"Pribadi saya lebih cendrung dari segi dalil-dalil yang lebih kuat bahwa al-Hidhir itu (sudah tidak ada) berbeda menurut keyakinan orang-orang awam bahwa al-Hidir itu masih hidup". (Azzahrunnadhir fi Nabail Hidhir, hal :10).
Nama al-Hidhir. Nama beliau adalah Balia bin Malkan Abul Abbas. Diberikan nama al-Hidhir berdasarkan penetapan:
وثبت فى الصحيحين أن سبب تسميته " الحضر" انه جلس على فروة بيضاء فإذا هي تهتز تحته حضراء 
" Telah menjadi ketetapan di dalam shahihain, bahwa sebabnya di namakan " al-Hidhir" di saat beliau duduk di atas tanah yang kering, tiba-tiba di bawahnya hijau (al-Hidhir)". Ini lafaz dari Ahmad bin Hanbal dari riwayat "Ibnul Mubarak", dari Muammar dari Humam dari Abu Hurairah رضي الله عنه .
 2. Dalam riwayat yang lain disebutkan :
انما سمي الحضر حضرا لانه جلس على فروة فاهتزت تحته حضراء .
Dinamakan al-Hidhir itu hidhir (hijau), Krena ia duduk di atas tanah yang kering, lalu mendadak hijau di bawahnya." (Al-Zahru Nadhir fi nabail al-Hidhir ,23-24). Al-Hidhir adalah Nabi, sebagaimana Firman Allah pada khabarnya dari "Musa" menceritakan tentang dia.
وما فعلته عن امرى ( الكهف ٨٢).
"Dan bukanlah aku melakukan itu menurut kemauan ku sendiri ." (Qs al -kahfi ,82). 

3. Menurut At-Sa'labi berkata:هو نبي فى جميع الاقوال "(Dia (Al-Hidhir) adalah Nabi pada semua qaul)." 4. Pendapat Ibnu Abbas dan Wahab bin Munabbih :' انه كان نبيا غير مرسل "(Sesungguhnya beliau (al    Hidhir) adalah nabi bukan Rasul)." 
5. Sedangkan pendapat Abu Hayyan berkata dalam tafsirnya:"

والجمهور على انه نبي وكان علمه معرفة بواطن اوحيت اليه وعلم موسى الحكم بالظاهر 

"(Jumhur ulamk mengatakan:"Bahwa beliau (al-Hidhir) adalah nabi dan ilmunya mengetahui rahasia yg di wahyukan kepadanya dan Nabi Musa ilmunya adalah tentang hukum lahiriyah)."
Abu Al-Qasim al-Kusyairi dalam risalahnya berkata:"
لم يكن الحضر نبيا وانما كان وليا 

"Al-Hidhir bukan nabi dan beliau hanya seorang wali." Sedangkan Imam al-Mawardi menceritakan pendapat yang ke tiga:"
انه ملك من الملاءكة يتصور فى صورة الادميين مغيرا ذاتا 

"Sesungguhnya ia (al-Hidhir) adalah seorang malaikat yang berbentuk manusia yang berubah secara dzat."(Al-Zahru nadhir fi nabail Hidhir 26-30).

B. Panjang Usianya Al-Hidhir

     1. Menurut riwayat dari Hasan al-Bashri berkata:"

وكل "الياس" بالفيافى ووكل الحضر بالبحور وقد اعطيا الخلد فى الدنيا الى الصيحة الاولى وانهما يجتمعان فى موسم كل عام 

"Di riwyatkan "Ilyas" di darat dan "Al-Hidir" di laut. Dan keduanya di berikan kekal di dunia ini sampai tiupan pertama (prahara) dan keduanya bertemu pada satu musim setiap tahun."
Ibnu Sahin meriwayatkan dengan sanad yangg lemah sampai ke Khusaf bin Abdul. Rahman al-Jaziri berkata:"
اربعة من الانبياء احياء اثنان فى السماء : عيسى وادريس واثنان فى الارض الحضر والياس 

"Empat orang dari para nabi yang masih hidup, dua orang di langit yaitu Isa dan Idris alaihimassalam dan dua orang di bumi yaitu Al-Hidhir dan Ilyas alaihimassalam. 

2. Imam At-Sa'labi berkata:"

يقال أن الحضر لا يموت الا فى اخر الزمان عند رفع القران 

"Di katakan bahwa Al-Hidhir tidak akan mati kecuali pada akhir zaman pada saat al- Qur'an di angkat.

3. Imam Nawawi berkata dalam Tafsirnya":

قال الاكثرون من العلماء هو حي بين أظهرنا وذلك متفق. عليه بين الصوفية واهل الصلاح والمعرفة وحكاياتهم فى رؤيته والاجتماع والاخذ عنه وسؤاله وجوابه ووجوده فى مواطن الشريفة او مواطن الخير اكثر من أن تحصى واشهر من أن تذكر

"Sebagian besar para ulamak berkata":Bahwa al-Hidhir itu msih hidup , berada di tengah-tengah kita. Hal ini sepakat para ulamak tashauf, ahli shalih, ahli ma'rifat, dan hikayat mereka dalam mimpinya berjumpa serta mereka mengambil(sesuatu) darinya, bertanya dan menerima jawabannya, ia berada di tempat-tempat yg mulia atau di tempat-tempat yang baik lebih dari yg di hitung dan lebih masyhur dari yang di sebut".(Al-Zahru Nadhir fi nabail Hidhir ).

C. Bisakah bertemu dengan Al-Hidhir alaihimassalam ?

Imam Yusuf An-Nabhaniy dalam tulisan beliau Al-Jamiul Karomatil Aulia berkata :"

لا يجتمع الحضر عليه السلام بشخص الا أن جمعت فيه ثلاث خصال فان لم تجتمع فيه فلا يجتمع فيه قط ولوكان على عبادة الملاءكة . الخصلة الاولى : أن يكون العبد على سننه فى ساءر احواله. والثانية : أن لا يكون له حرص على الدنيا . والثالثة : أن يكون سليم الصدر لاهل الاسلام لا غل ولا غش ولا حسد .

" Al-Hidhir tidak akan bisa bertemu dengan seseorang pun kecuali jika terkumpul padanya tiga macam sifat, jika sifat tersebut tidak di milikinya maka tidak akan bisa bertemu dengan Al- Hidhir walaupun ibadahnya seperti ibadah malaikat. Yaitu : Yang pertama, Selalu melaksanakan Sunnah Rasul pada setiap situasi dan kondisi apapun. Kedua, tidak tamak pada dunia (doyan dunia) dan yang Ketiga, hatinya selamat terhadap sesama muslim tidak dendam, tidak menipu dan tidak hasad. (Al-Jamiu al-Karomatul Auliyak,1: 363). 

Demikian tulisan ini tentang Al-Hidhir semoga ada manfaatnya . Amin Amin Amin . Wallahu a'lamu bishshawab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Coretan Orang Pinggiran: Syarah lisan TGH.Muhammad Ruslan Zain

Coretan Orang Pinggiran: Syarah lisan TGH.Muhammad Ruslan Zain : INTERPRETASI LISAN TUAN GURU H. MUHAMMAD RUSLAN ZAIN AN-NAHDHY ( Studi I...